Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tampaknya akan melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF).

Berikut kurs dolar AS di pasar NDF selepas penutupan perdagangan pasar spot kemarin dibandingkan hari ini, Jumat (11/6/2021), mengutip data Refinitiv:

PeriodeKurs10 Juni (15:04 WIB)Kurs 11 Juni (07:13 WIB)
1 PekanRp14.240,1Rp 14.243,5,5
1 BulanRp14.280Rp 14.280
2 BulanRp14.330Rp 14.319
3 BulanRp14.380Rp 14.375,5
6 BulanRp14.504,9Rp 14.527
9 BulanRp 14.622,7Rp 14.680
1 TahunRp 14.805,5Rp 14.852,5
2 TahunRp 15.495,7Rp 15.497,1

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) yang kali terakhir diperbarui pada 10 Juni pukul 14:40 WIB:

PeriodeKurs
1 BulanRp 14.285
3 BulanRp 14.325

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah.

Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu selalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing.

TIM RISET CNBC INDONESIA

PosGold Syariah, satu aplikasi untuk kelola aset berhargamu dan semua kebutuhan utilitasmu.

Follow Us

Email: halopos@posindonesia.co.id
Phone: (022)-4213640, 4213641, 4213646