Karyawan mengakses website pembelian emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis – Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas diperkirakan masih cenderung tertekan pada perdagangan Senin (21/6/2021) seiring dengan rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Pada perdagangan Senin (21/6/2021) pukul 08.13 WIB, harga emas spot naik 0,51 persen atau 8,92 poin menjadi US$1.773,08 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Agustus 2021 naik 0,22 persen atau 3,9 poin menuju US$1.772,9 per troy ounce.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas turun US$8,63 ke level penutupan US$1.764,31 pada akhir sesi Jumat (18/6/2021), setelah anggota The Fed Bullard kembali memberikan pernyataan peluang kenaikan suku bunga yang lebih cepat daripada komentar Powell.

Pagi ini, Senin (21/6/2021), harga emas berpeluang masih dalam tekanan jual untuk menguji level support US$1.745 selama tidak mampu menembus level resisten US$1.778.

“Namun kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga emas menguji resisten selanjutnya US$1.785. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia US$1.750 – US$1.785,” papar Monex.

Dari dalam negeri, harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Senin (21/6/2021) untuk cetakan UBS dan Antam tidak mengalami perubahan dengan harga sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang ada pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dipatok seharga Rp499.000, sama dengan posisi kemarin. Sedangkan emas Antam terkecil dibanderol Rp533.000, stagnan.

PosGold Syariah, satu aplikasi untuk kelola aset berhargamu dan semua kebutuhan utilitasmu.

Follow Us

Email: halopos@posindonesia.co.id
Phone: (022)-4213640, 4213641, 4213646