Emas batangan 24 karat ukuran 1oz atau 1 ons, setara 28,34 gram. Harga emas mengalami pergerakan ekstrim pada pekan ini yang mana sempat turun ke level US1.800 per ons beberapa hari setelah memecahkan rekor harga tertinggi. – Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas diprediksi akan menguat pada hari ini mengambill momentum pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Harga emas tercatat menguat sebesar US$10,02 atau berakhir pada level US$1.792,75 per troy ounce pada akhir perdagangan Jumat (22/10/2021) waktu setempat, setelah dolar AS dan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah.

Hari ini, berdasarkan data Bloomberg pada 08.55 WIB, emas spot menguat 0,88 poin atau 0,05 persen ke posisi US$1.793,53 per troy ounce, sedangkan emas Comex kontrak Desember 2021 melemah 2,70 poin atau 0,15 persen ke US$1.793,60 per troy ounce.

Tim riset Monex Investindo Futures menerangkan, harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resistance US$1.803 selama harga bertahan di atas level support US$1.788.

“Namun penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya US$1.782 per troy ounce,” jelas Monex dalam riset harian, Senin (25/10/2021).

Di dalam negeri, harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. pada hari ini tercatat naik tipis dibandingkan harga kemarin.

Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga dasar emas 24 karat ukuran 1 gram dijual senilai Rp929.000 atau naik Rp1.000 harga sebelumnya pada Minggu (24/10/2021).

Adapun, harga jual kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp816.000 per gram, naik Rp1.000 dibandingkan dengan kemarin.

PosGO Syariah, satu aplikasi untuk kelola aset berhargamu dan semua kebutuhan utilitasmu.

Follow Us

Email: halopos@posindonesia.co.id
Phone: (022)-4213640, 4213641, 4213646