Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas tertekan pada perdagangan Kamis (28/4/2022) pagi seiring dengan penguatan dolar AS akibat proyeksi Federal Reserve menaikkan suku bunga.

Pukul 08.26 WIB, harga emas spot turun 0,09 persen atau 1,79 poin menjadi US$1.884,31 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Juni 2022 terkoreksi 0,29 persen atau 5,4 poin menuju US$1.883,3 per troy ounce.

Monex Investindo Futures dalam laporannya menuliskan, harga emas berpeluang bergerak turun pagi ini (28/4/2022) di tengah outlook penguatan dolar AS. Namun, penurunan dapat terbatas jika pasar mencari aset safe haven logam mulia karena memburuknya krisis di Ukraina.

“Emas spot berpeluang dijual selama bergerak di bawah level resistance di US$1.892 karena berpotensi bergerak turun menguji support terdekat di US$1.878,” papar Monex.

Namun, jika bergerak naik hingga menembus ke atas level US$1.892, emas berpeluang dibeli karena berpotensi naik lebih lanjut menargetkan resistance selanjutnya di US$1.900.

Level Support : 1878 – 1870 – 1860

Level Resistance : 1892 – 1900 – 1910

Dari dalam negeri, harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Kamis (28/4/2022) terpantau turun bagi emas Antam maupun emas cetakan UBS.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat Antam ukuran terkecil yakni 0,5 gram dijual seharga Rp562.000, turun Rp1.000 dibanding harga Rabu (27/4/2022).

Sementara itu, emas UBS dengan ukuran yang sama dijual pada harga Rp527.000, turun Rp1.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

PosGold Syariah, satu aplikasi untuk kelola aset berhargamu dan semua kebutuhan utilitasmu.

Follow Us

Email: halopos@posindonesia.co.id
Phone: (022)-4213640, 4213641, 4213646